Analisis EUR/USD 5M
Pasangan mata uang EUR/USD menunjukkan volatilitas yang sangat rendah pada hari Selasa, hanya sekitar 47 pip. Ya, ini memang lebih besar dibandingkan hari Senin atau Jumat, tetapi tetap saja sangat kecil. Hampir sepanjang hari, harga bergerak datar, terutama selama sesi perdagangan Eropa. Pergerakan baru tampak menjelang sore hari, yang kecil kemungkinannya berkaitan langsung dengan indeks aktivitas ekonomi ZEW atau laporan mingguan ADP.
Secara umum, tidak ada peristiwa atau rilis data penting pada hari Selasa. Euro terus bergerak turun secara perlahan, yang jelas tidak menguntungkannya. Hal yang paling menarik adalah, saat ini sangat sulit untuk menjelaskan mengapa euro sudah terdepresiasi selama lebih dari satu minggu dan mengapa volatilitas pasar kembali turun ke level minimal. Tampaknya pasar tidak terlalu peduli dengan arah pergerakan, sehingga akhirnya kecenderungan yang muncul adalah pergerakan turun. Bahkan jika kita melihat laporan dari AS minggu lalu, tidak terlihat alasan kuat bagi penguatan mata uang Amerika. Kalaupun sentimen pasar yang "dovish" tidak menguat setelah data pasar tenaga kerja dan inflasi, hal itu tetap tidak dapat dijadikan pembenaran untuk penguatan dolar AS.
Pada time frame 5 menit kemarin, hanya terbentuk satu sinyal trading. Pasangan ini mengumpulkan momentum selama lebih dari 10 jam dan akhirnya berhasil menembus area 1,1830–1,1848. Namun, penurunan tersebut ternyata singkat—selama sesi perdagangan Amerika, dolar kembali mendapat tekanan, dan harga dengan cepat kembali ke area 1,1830–1,1848.
Laporan COT
Laporan COT terbaru bertanggal 10 Februari. Ilustrasi pada timeframe mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih para trader nonkomersial tetap "bullish." Sejak Trump menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya, hanya dolar yang terus melemah. Kita tidak bisa mengatakan dengan kepastian 100% bahwa pelemahan mata uang Amerika akan berlanjut, tetapi perkembangan situasi global saat ini mengarah ke kemungkinan tersebut.
Kita masih belum melihat faktor fundamental yang mampu menguatkan euro, sementara ada cukup banyak faktor yang mendukung pelemahan dolar Amerika. Tren global masih menurun, tetapi apa pentingnya ke mana harga bergerak selama 18 tahun terakhir? Dalam tiga tahun terakhir, justru terbentuk tren naik baru yang telah menembus garis tren menurun global. Dengan demikian, ruang untuk pergerakan naik lebih lanjut kini terbuka.
Posisi garis merah dan biru pada indikator terus menunjukkan terjaganya tren "bullish." Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long dalam kelompok "Nonkomersial" meningkat sebanyak 16.400, sementara jumlah posisi short berkurang 500. Dengan demikian, posisi bersih kembali meningkat sebesar 16.900 kontrak dalam sepekan.
Analisis EUR/USD 1 Jam
Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD tetap berada di bawah garis Senkou Span B, yang menghambat pergerakan naiknya. Pasangan ini keluar dari channel mendatar 1,1400–1,1830 di awal tahun, tempatnya berada selama tujuh bulan, sehingga tren naik secara resmi telah berlanjut. Agar terjadi pemulihan teknikal tren naik pada timeframe per jam, harga sekarang perlu menguat (terkonfirmasi) di atas garis Senkou Span B. Dalam waktu dekat, trading dapat berlangsung di kisaran 1,1830 hingga 1,1927.
Untuk tanggal 18 Februari, kami menyoroti level-level trading berikut: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1604–1,1615, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1830–1,1837, 1,1907–1,1922, 1,1971–1,1988, 1,2051 dan 1,2095, serta garis Senkou Span B (1,1927) dan garis Kijun-sen (1,1848). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, yang harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memasang order Stop Loss ke titik impas jika harga telah bergerak 15 pip ke arah yang benar. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Rabu, tidak ada peristiwa penting atau bahkan menarik yang dijadwalkan di zona euro, sementara di AS laporan izin mendirikan bangunan, housing starts, dan pesanan barang tahan lama (durable goods) akan dirilis. Secara keseluruhan, laporan-laporan ini dapat memengaruhi nilai tukar dolar AS.
Rekomendasi Trading:
Pada hari Rabu, trader dapat kembali melakukan transaksi di kisaran 1,1830–1,1848. Posisi beli baru akan relevan jika harga berkonsolidasi di atas area ini dengan target 1,1907–1,1927. Posisi jual dapat dipertimbangkan jika terbentuk rebound baru dari area 1,1830–1,1848, dengan target 1,1750–1,1760.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
Level support dan resistance – garis tebal merah tempat pergerakan berpotensi berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis dari indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Ini adalah garis yang kuat.
Level ekstrem – garis tipis merah, tempat dimulainya pantulan harga sebelumnya. Level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT – ukuran posisi bersih dari setiap kategori trader.