Analisis dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang
Uji level harga 156,86 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, sehingga membatasi potensi penurunan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak menjual dolar.
Pasar keuangan di Jepang memulai pekan dengan volatilitas yang meningkat, didorong oleh hasil pemilihan parlemen dini yang digelar pada akhir pekan. Partai yang berkuasa dari Perdana Menteri saat ini, Sanae Takachi, berhasil menang, sehingga memicu fluktuasi yang cukup besar pada nilai tukar yen Jepang. Peristiwa ini, yang merupakan hasil dari dinamika politik domestik yang mendalam, langsung berdampak pada panggung internasional dan memunculkan beragam reaksi serta ekspektasi. Kemenangan Perdana Menteri Takachi, yang memperoleh mandat kepercayaan dari para pemilih, menjadi sinyal penting bagi kebijakan dalam negeri maupun luar negeri Jepang. Kampanyenya dibangun di atas janji stabilitas dan penguatan hubungan internasional. Dalam konteks ini, pernyataan Takachi tentang sifat kemitraan tanpa batas antara Jepang dan AS menjadi sangat signifikan, dan tentunya dipandang positif oleh pihak Amerika, termasuk mendapatkan persetujuan dari President Trump. Ditopang oleh gelombang politik ini, yen menjadi lebih volatil dan menguat terhadap dolar AS. Penguatan ini dapat dikaitkan dengan ekspektasi para investor terhadap kebijakan ekonomi yang lebih dapat diprediksi dan stabil di bawah kepemimpinan Takachi.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan skenario #1 dan #2.
Skenario Beli
- Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik masuk di sekitar 156,70 (garis hijau pada grafik), dengan target pergerakan ke 157,21 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 157,21, saya berniat menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 pip berlawanan arah dari level tersebut. Sebaiknya kembali melakukan pembelian pada pair ini saat terjadi koreksi dan pullback signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik.
- Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 156,32 ketika indikator MACD berada di area oversold. Kondisi ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mendorong pembalikan naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi hingga level berlawanan di 156,70 dan 157,21.
Skenario Jual
- Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 156,32 diperbarui (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan tajam pada pair. Target utama bagi penjual adalah level 155,88, di mana saya berniat menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli pada pantulan, dengan target pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut. Lebih baik melakukan penjualan sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.
- Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 156,70 ketika indikator MACD berada di area jenuh beli. Kondisi ini akan membatasi potensi kenaikan pair dan mendorong pembalikan turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi hingga level berlawanan di 156,32 dan 155,88.
Apa yang Terlihat pada Grafik:
Garis hijau tipis menunjukkan harga masuk untuk melakukan pembelian instrumen trading;
Garis hijau tebal menunjukkan perkiraan level harga di mana Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diamankan, karena kenaikan harga lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya;
Garis merah tipis menunjukkan harga masuk untuk melakukan penjualan instrumen trading;
Garis merah tebal menunjukkan perkiraan level harga di mana Take Profit dapat ditempatkan atau profit dapat diamankan, karena penurunan harga lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya;
Indikator MACD: saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
Penting: Trader pemula di pasar Forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan entry. Sebaiknya hindari masuk pasar sebelum laporan fundamental penting dirilis untuk mengurangi risiko terseret dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan money management dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, untuk mencapai trading yang sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.