Analisis dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang
Uji level harga 156,55 terjadi pada saat indikator MACD telah bergerak jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Uji kedua pada 145,55, ketika MACD berada di wilayah overbought, mengarah pada pelaksanaan Skenario No. 2 untuk menjual dolar; namun, pasangan ini tidak mengalami penurunan besar.
Dalam jangka pendek, diharapkan rilis sejumlah indikator ekonomi penting, termasuk data ketenagakerjaan sektor swasta ADP, laporan JOLTS tentang lowongan pekerjaan dan perputaran tenaga kerja, serta ISM Services PMI. Pelaku pasar akan menganalisis setiap aspek data ini dengan cermat, mencoba mengidentifikasi tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja. Jika angka ADP menurun, ini mungkin menunjukkan perlambatan lebih lanjut dalam perekrutan, yang akan memaksa Federal Reserve untuk terus memangkas suku bunga guna mendukung pasar tenaga kerja.
ISM Services PMI akan menjadi indikator kunci lainnya dari kesehatan ekonomi. Mengingat porsi signifikan dari sektor jasa dalam PDB, penurunan aktivitas di sektor ini dapat menandakan perlambatan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika mencapai titik entri sekitar 156,60 (garis hijau tipis pada grafik), dengan target pertumbuhan menuju level 156,91 (garis hijau tebal pada grafik). Di sekitar 156,91, saya akan keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (mengharapkan pergerakan 30–35 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut). Kelanjutan tren mendukung ekspektasi pertumbuhan lebih lanjut pada pasangan ini. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 156,43 sementara indikator MACD berada di wilayah oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke atas. Pertumbuhan menuju level sebaliknya 156,60 dan 156,91 dapat diharapkan.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini setelah terjadi breakout pada level 156,43 (garis merah tipis pada grafik), yang akan menyebabkan penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 156,15, di mana saya akan keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya (mengharapkan pergerakan 20–25 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini mungkin kembali hari ini jika data AS lemah. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level harga 156,60 sementara indikator MACD berada di wilayah overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan ke bawah. Penurunan menuju level sebaliknya 156,43 dan 156,15 dapat diharapkan.
Apa yang Ada di Grafik:
- Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli;
- Garis hijau tebal – harga estimasi di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi;
- Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual;
- Garis merah tebal – harga estimasi di mana order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi;
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk dipandu oleh zona overbought dan oversold.
Penting. Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat membuat keputusan masuk pasar. Menjelang laporan fundamental utama, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tempatkan order stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang secara inheren merugikan bagi trader intraday.